Apakah aku jatuh cinta?
Duapuluh kilometer kutempuh jarak yang memisahkan tempat tinggalku dengan nya. Ada hati yang seketika meragu, karena malam membuatku takut menembus lorong tengah kota. Tapi tak banyak bicara, aku segera beranjak. Karena keinginanku lebih besar dari sekedar ketakutan itu.
Kumandang adzan menyambut kedatanganku, ya.. hanya 15 menit kuhabiskan waktu untuk sampai di sebuah pelataran yang nyaman. Aku berlari menyusuri selasar mesjid, sambil berharap lantunan indah yang kudengar jangan dulu usai.
Malam ini malam kedua Ramadhan, ruang mesjid kampus yang amat sederhana ornamennya telah penuh. Bahkan hingga koridornya di Timur, Utara, dan Selatan. Sedangkan Baratnya menjadi tempat dan arahku menghadap. Begitupun dengan yang lain, kami semua tunduk dalam ruku' dan sujud padaNya.
Ada rindu, yang telah lama kutahan-tahan, Lalu seketika bisa lepas bersama ayat-ayat dari surat cinta yang sampai di telingaku. Entah bagaimana suara itu meluluhkan hati dan perasaan. Hanya satu, yang kutuju ketika itu. Kuucap ulang yang kudengar, lalu kurasa ada getar dalam hati terdalam.
"Allahu... Allahu... Allahu... ini aku, yang sedang mengharap dekapanMu."
Comments
Post a Comment