Kisah Cinta Pelangi





Sahabat, cukup lama ya aku tak menulis disini. Fiuuuuh .. kesibukan di kampus memang sedikit menyita waktuku untuk sekedar melakukan hal kecil ini. Tapi aku bersyukur, sesibuk apapun … Allah SWT masih memberikanku celah untuk mengambil hikmah-hikmah hidup dariNya.
Siang yang mengejar senja kemarin hendak berlalu. Seperti biasa, aku selalu menyusuri “Indonesia tenggelam” di tegah kampus. Jauh sebelum langkah ini sampai di dekatnya, aku selalu bilang “Rabb.. Aku ingin lihat pelangi hari ini disana…” begitu desisan doaku sederhanaku padaNya. Satu kali, dua kali, bahkan sering Dia kabulkan permohonanku tadi. “Orang aneh”, mungkin itu tanggapan orang lain ketika melihat aku tersenyum ke arah warna-warni itu.
Mungkin pelagi memang biasa bagi kebanyakan orang, tapi tidak bagiku. Ya..aku memang seperti anak kecil yang selalu takjub melihat gradasi merah kuning hijau berpadu.  Kemarin aku tak bisa hanya tersenyum. “ Itu dua pelangi paling indah yang kulihat disini” aku terpaku, sekarang waktu yang menyita langkahku.
Apa waktu kecil kalian juga pernah bertanya pada ibu kalian, bagaimana pelangi itu bisa datang? pelangi terbentuk karena adanya pembiasan cahaya.  Ya semua orang rasanya tahu tentang pengertian singkat itu. Termasuk aku kecil dulu.
Lalu apa semua orang juga tahu ya, tentang romantisme kisah cinta pelangi??
Pelangi..
Kita lihat sebagai satu kesatuan keindahan yang tak dapat kita pisahkan. Bagaimana itu bisa terjadi?
“Aku dulu hanya seberkas cahaya putih yang berhasil menembus atmosfer bumi. Tugasku hanya menerangi alam ini. Dari kejauhan, biru kupandang cemerlang. Aku jatuh cinta untuk yang pertama kalinya. Pada sang biru yang kuanggap lebih baik dari putihku….aku..."


(Tunggu kisahnya dalam "Segores Pelangi Senja" ya.. :D)





Comments

Popular Posts