Man proposes, God disposes..

Apa yang dinamakan takdir, rupanya benar-benar tidak bisa semena-mena kita terka. Ingin mencapai A rupanya B, ingin mendapat C rupanya melalui jalan D, begitulah hidup. Siapa kita? kita dengan angkuh mencoba berencana semaunya. Aku akan begini aku akan begitu, padahal entah sore ini atau malam nanti, seluruh angan-angan dijemput lebih dulu oleh kematian.

Man proposes, God disposes.. 

Semua ini milik-Nya, dan akan kembali pada-Nya, dalam hitungan waktu yang cepat atau lambat, semua akan menjadi tepat.

Comments

Popular Posts