Sebuah Pertemuan
Di suatu hari tanpa sengaja kita bertatap mata.
Dari balik kabin gedung yang menyekat jarak kita berdua.
Satu hingga tiga detik menepi.
Saling menggnggukkan kepala, saling menarik senyum tanpa kata....
Barangkali kita sama-sama sempat terlupa,
tentang sebuah nama yang tersimpan dalam memori ingatan kita berdua.
Kala itu aku sempat mencoba mengeja, mungkin kau pun ikut mengeja.
Waktu berlalu, melaju tanpa jeda.
Aku pulang, dibawa melesat Argo Parahyangan.
Ucapan bahagia, kota tua, jajanan ringan jalanan, dan rindu kepada sahabat yang terbayar.
Hariku ketika itu cukup.
Tidak ada agenda tentang sebuah pertemuan spesial.
Tentang sepasang bola mata yang ternyata saling bicara.
Kini aku sadari, aku tidak perlu lelah mencari, dan kau pun tidak perlu payah mencari.
Tetapi sungguh,
Dia lah yang membuat kita saling berhenti.
Saling membuka hati.
Juli, 2018
Tetapi sungguh,
Dia lah yang membuat kita saling berhenti.
Saling membuka hati.
Juli, 2018

Comments
Post a Comment